Sabtu 25 Juli 2020, kiranya telah menjadi momen berharga dari 134 mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere. Pasalnya 134 mahasiswa yang tergabung dalam delapan (8) Program Studi (Prodi) yaitu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Program Studi Ekonomi, Program Studi Bahasa Inggris, Program Studi PKN, Program Studi Fisika, Program Studi Matematika, Program Studi Kimia dan Program Studi Biologi diyudisium. Yudisium dilaksanakan di Aula Lantai 3, IKIP Muhammadiyah Maumere dari Pukul 09 s. d selesai. Rektor IKIP Muhammadiyah Maumere H. Rodja Abd. Natsir S. H, M. Pd. dalam sambutannya mengatakan jika yudisium merupakan pengukuhan kelulusan seorang mahasiswa yang dianggap telah memenuhi syarat kelulusan pada suatu program Studi seperti yang telah ditetapkan dalam Pedoman Akademik dan peraturan-peraturan lainnya di IKIP Muhammadiyah Maumere. Kegiatan yudisium dapat menjadi indikator bahwa saudara-saudara para mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan di jenjang strata 1 (Sarjana) dan berhak menyandang gelar S. Pd (sarjana pendidikan). Beliau berharap agar ijazah yang diterima dijadikan soft-skills untuk membentuk mental baja dan insan yang memiliki integritas mulia di tengah pergolakan dunia. Di akhir sambutan beliau berharap agar menjunjung tinggi etika profesi yg telah diamanahkan agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif.

Dekan PISHUM Nur Chotimah, MM. mengutarakan bahwa ia senang di tahun keempat IKIP Muhammadiyah Maumere telah meyudisium 134 mahasiswa dan kebetulan Fakultas Pendidikan Sosial dan Humaniora menyumbang 97 mahasiswa di empat Program Studi. Harapannya semoga bermanfaat ilmu yang diterima bukan saja bagi pribadi namun bagi sesama. Di tempat terpisah Wahyuningsih, S.Si., M.Pd. yang merupakan Dekan Fakultas MIPA mengungkapkan jika ia bangga 37 mahaiswanya telah di yudisum dan berharap bisa mengaplikasilan ilmunya di tempat baru tentunya sepenuh hati. Osa salah satu mahasiswa peserta yudisium dari Prodi PKN mengaku sangat gembira “saya sangat gembira, ini adalah moment yang sangat dinantikan, bagi semua mahasiswa termasuk saya, dan berharap setelah selesai yudisium dan wisuda saya bisa langsung turun ke lapangan yang menjadi tempat kuliah saya sesungguhnya untuk mengaplikasikan ilmu saya”. Sementara itu Rini mahasiswa dari Prodi PBSI mengungkapkan jika ia senang bisa menyelesaikan semua proses kuliah di IKIP Muhammadiyah Maumere dan akhirnya bisa diyudisium.

Tinggalkan Balasan