Sejumlah mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere melakukan aksi penggalangan dana untuk membantu warga Wuring, Kelurahan Wolomarang yang beberapa hari lalu menjadi korban ganasnya badai Rob.
Bencana badai rob menumbangkan beberapa rumah warga pesisir wuring sehingga beberapa warga Wuring harus kehilangan tempat tinggal mereka.

Kegiatan yang melibatkan setiap Himpunan Mahasiswa Program Studi IKIP Muhammadiyah Maumere dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat MIPA dan Komisariat PISHUM. Beberapa titik lampu merah di Kota Maumere, menjadi lokasi penggalangan dana dengan menggunakan sarana kotak sumbangan, sasaran penggalangan dana tersebut adalah para pengendara motor baik roda dua maupun roda empat.


Koordinator Lapangan aksi galang dana, Clarita Vikanova Seli mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas mahasiswa IKIP Muhammadiyah terhadap warga Wuring yang mengalami musibah badai rob pada tanggal 30 Mei 2021. Nova menambahkan, saat ini mereka sangat membutuhkan bantuan dan perhatian dari berbagai pihak,” ujar mahasiswi Program Studi Pemdidikan Kimia tersebut.

Gamly Salasa selaku Presiden Mahasiswa IKIP Muhammadiyah Maumere mengatakan dari aksi ini, kita diajarkan untuk bagaimana selalu peduli, tolong menolong, dan membantu meringankan beban dari warga yang sedang mengalami musibah lewat kontribusi nyata. Ia berharap, aksi tersebut dapat menggerakkan dan membangkitkan semangat mahasiswa dalam merespon setiap musibah yang menimpa masyarakat.
Gamly menambahkan, Sebagai Mahasiswa yang pada dirinya melekat agent of change dan agent of social control seharusnya tidak bisa duduk diam saat melihat musibiah yang terjadi. Seharusnya dalam susana hari lahir Pancasila ini kita jadikan sebagai momentum untuk saling bahu membahu ketika terjadi permasalahan kemanusiaan.
Jangan sampai Pancasila yang mengandung unsur kemanusiaan dan sosial hanya sebatas konsep yang dihafal oleh semua mahasiswa namun implementasi dari nilai nilai Pancasila di abaikan.

Tinggalkan Balasan