Maumere WARTA-IKIPMU. Dalam rapat pertemuan yang dilakukan Rektor Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah (IKIPMu) Maumere pada Selasa (05/10/2021) di Rektorat IKIPMu bersama Pimpinal Lembaga dan Fakultas membahas Program Pendampingan 1000 Guru dalam penulisan karya ilmiah sekabupaten sikka.

Rektor IKIPMu Erwin Prasetyo, S.T, M.Pd menyampaikan program ini di depan empat pimpinan lembaga dan dua pimpinan fakultas yang hadir pada pertemuan itu dengan menegaskan bahwa akan mengadakan kegiatan ini sesegera mungkin dikarenakan pentingnya penulisan baik untuk guru maupun untuk siswa di Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) maupun Sekolah Menengah Atas (SMA).

“untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menulis, serta mengingat karya ilmiah bisa menjadi point dalam penilaian Asesmen sekolah” kata Erwin Prasety

Mendukung kegiatan yang akan dicanangkan rektor IKIPMu Maumere, Dekan Fakultas Pishum ikut memberi penjelasan terkait penilaian dalam Asesmen sekolah, berhubung beliau adalah salah satu Dosen dan juga Asesor. Ia mengatan, kalau berhubungan dengan karya ilmiah sekarang tidak hanya sebagai syarat kenaikan pangkat untuk PNS, melainkan wajib untuk guru baik PNS atau Guru Honor untuk memiliki karia ilmiah yang sudah dipublish.

“Menanggapi ide bapak rektor, memiliki karya tulis ilmiah adalah point tambahan bagi sekolah dalam kegiatan Asesmen”. Kata Nur Chotima

Gambar Pembahasan Pendampingan 1000 guru

Kegiatan ini akan melibatkan banyak pihak, baik Dosen IKIPMu sebagai pendamping maupun mahasiswa yang siap terjun ke sekolah untuk melakukan penelitian bersama guru yang terlibat dalam kegiatan pendampingan 1000 guru.

Selain bermanfaat untuk guru, kegiatan ini secara langsug akan menambah keaktifan dosen dalam menulis, mengingat syarat utama agar menjadi dosen tetap yaitu adanya karya ilmiah yang telah dipublish oleh dosen yang bersangkutan.

Rektor IKIPMu mengharapkan, selain berbagi ilmu pengetahuan. IKIPMu juga bisa memperluas relasi dengan banyak pihak, terkhusus lembaga pendidikan.

“Setiap kerja yang kita lakukan sekarang, jangan terburu-buru ingin melihat hasilnya sekarang. Karena hasilnya pasti ada”. Ungkapnya dalam pertemuan selasa sore (15.30 Wita)

Tinggalkan Balasan