Maumere WARTA-IKIPMU. Senin (25/10/21) kegiatan yang diselenggarakan oleh UKM Teater Dala Dan IMM IKIP Muhammadiyah (IKIPMu) Maumere dalam Rangka Peringati Hari Sumpah Pemuda resmi dibuka langsung Oleh Rektor IKIPMu Maumere, yaitu Bapak Erwin Prasetyo, S.T. M.Pd.

Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 25-28 oktober 2021 dengan maksud menumbuhkan kembali semangat juang dan semangat berkarya pemuda yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

Tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut yaitu “ Kemana Pemuda Dengan Sumpahnya”.

Adapun jenis lomba yang diselenggarakan yaitu, Menulis Puisi dan Membaca Puisi untuk tingkat SMP/MTs dan SMA/MA Sederajat selingkup Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), dan Pidato untuk Tingkat Mahasiswa antar Prodi IKIPMu Maumere.

Peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yaitu, SMA Muhammadiyah Maumere, MA Muhammadiyah Nangahure, MTs Muhammadiyah Wuring, SMP Muhammadiyah Waipare.

Segala bentuk apresiasi dari Rektor IKIPMu Maumere disampaikan langsung oleh beliau saat memberi sambutan sebelum membuka kegiatan. Beliau ingin semua UKM dan HIMAPRO aktif dalam menyelenggarakan kegiatan yang positif.

“Saya berharap akan banyak kegiatan-kegiatan seperti ini, kami akan dukung selama itu positif”. Ungkap beliau

Dikesempatan yang sama, Rektor IKIPMu Maumere sempat menyinggung tentang pemberian Reward untuk mahasiswa dari prodi kimia yang telah lulus Pimnas dalam kompetisi PKMPM.

“Saya sudah berjanji akan memberi reward untuk mahasiswa yang lulus PKM ke Pimnas”. Lanjudnya

Dari sambutan Rektor tersebut, terlihat jelas bahwa beliau sangat mendukung para mahasiswa yang giat dalam melakukan kegiatan apalagi mahasiswa yang berprestasi.

Ketua panitia, Indra dalam sambutannya menjelaskan Tema yang diusung merupakan bentuk rangsangan untuk para pemuda yang hari ini telah banyak hilang bersama sumpahnya.

Sedangkan dalam sambutan lain yang disampaikan oleh Idhar mewakili Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IKIPMu, lebih menekankan kepada deklarasi sumpah pemuda yang dilakukan pada tanggal 28 Oktober 1928.

“Terbentuknya golongen pemuda tidak lain untuk mengusir para penjajah dari tanah air kita tercinta”. Katanya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *