Maumere WARTA-IKIPMU. Dunia pendidikan sekarang banyak lembaga pendidikan yang belum sadar akan pentingnya organisasi ekstra kulikuler yang ada pada lembaga mereka, baik Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) Sederajat, Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat, bahkan perguruan tinggi.

Perguruan tinggi IKIP Muhammadiyah maumere yang terdiri dari 8 Prodi dengan 2 Fakultas yakni FMIPA dan FPISHUM semua bergerak di dunia pendidikan yang keluaran mahasiswanya dibentuk akan menjadi  seorang pendidik yaitu guru.

Sebagai salah satu bentuk yang dibekali pada lulusan yang akan menjadi guru, IKIPMu Maumere menghadirkan salah satu Mata Kuliah yang penting untuk mengupgrade pengetahuan mahasiswa dalam hal pengetahuan untuk pramuka. Nama mata kuliah tersebut yaitu Kepanduan.

Mata kulian ini memiliki prasyarat tersendiri, yaitu setiap mahasiswa yang memprogram wajib mengikuti kegiatan perkemahan. Sehingga dalam beberapa tahun belakangan kegiatan perkemahan menjadi rutinitas yang telah dilakukan mahasiswa IKIPMu Maumere 1 kali pertahun.

Jumat sampai Minggu (10-12/12/21), untuk kesekian kalinya Mahasiswa IKIPMu Melakukan kegiatan yang sama dengan jumlah mahasiswa sebagai peserta yang terlibat sebanyak 114 orang. Sedangkan yang bertindak sebagai panitia dalam kegiatan tersebut yaitu mahasiswa yang bergabung dalam UKM Pramuka IKIPMu Maumere dengan jumlah panitia sebanyak 10 orang. Mahasiswa yang menjadi peserta berasal dari semester 5 dan 7.

Dalam kegiatan tersebut, panitia mengangkat tema “Pramuka sebagai Pelopor Budaya Nusantara di Masa Depan”

Ketua Panitia kegiatan Mas Buyung mengatakan kepada Tim Warta_IKIPMu bahwa kegiatan ini sebagai bentuk upaya membentuk jiwa kepemimpinan para peserta dalam dunia pramuka. Tidak hanya membekali mereka soft skill, namun bagaiimana caranya mereka bisa menjadi Pembina yang hadir untuk sekolahnya nanti dengan jiwa kepemimpinan yang memadai.

“selain memberi mereka pemahaman yang lebih tentang pramuka, mereka juga dibekali jiwa kepemimpinan dan didesain sebagai Pembina pramuka kelak” ungkap ketua panitia kegiatan.

Dalam kegiatan ini mahasiswa yang terliba jelas diberikan materi untuk menunjang pengetahuan mereka. materi yang diberikan sebanyak 7 materi dalam dua malam 3 hari.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pembakaran api unggun di lapangan Nangahale dengan secara bersama-sama peserta membentuk lingkaran yang mengelilingi api unggun yang cukup besar.

Pembina UKM Pramuka IKIPMu Maumere yaitu Ibu Arafa sekaligus dosen yang mengampuh Mata Kuliah Kepanduan untuk semua prodi baik di FMIPA maupun di FPISHUM IKIPMu Maumere.

Tujuan dari kegiatan ini tidak lain untuk menjadikan kegiatan Perjusami dalam rangka penerimaan tamu Pendega sebagai media dimana Mahasiswa lebih mengenal Pramuka Racana Nara Ahmad Dahlan dan Wine Ra. Kartini yang berpangkalan di IKIPMu Maumere. Ungkap Mas Buyung kepada Tim Warta

Karena hal inilah sehingga keberadaan pramuka dirasa PENTING dalam perguruan tinggi khususnya IKIPMu Maumere yang dituangkan dalam Mata Kulian Kepanduan. Ungkap Erwin Prasetyo Rektor IKIPMu dalam pembukaan sekaligus pelepasan tim perkemahan di halaman kampus jumat siang (10/12/21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *