Maumere Warta_IKIPMu. Mahasiswa IKIP Muhammadiyah (IKIPMu) Maumere yang berjumlah ratusan orang akan mengakhiri semester genap tahun akademik 2021-2022 dibulan juni. sehubungan dengan itu, sejaka senin (06/06/22) IKIPMu sudah melakukan Ujian Akhir Semester (UAS) yang diperuntukan bagi mahasiswa yang memprogram mata kuliah di tahun akademik yang berjalan. hingga kini mahasiswa masih melakukan UAS di ruangan seperti yang tertera pada jadwal ujian yang telah disebarkan oleh panitia UAS masing-masing. berdasarkan jadwal yang ada, UAS 2021/2022 akan berakhir sabtu (18/06/22).

diketahui, kegiatan UAS tersebut merupakan kegiatan yang sudah tertera dalam kelender akademit tahun ini. hanya saja karena ada kendala sehingga harus molor dari waktu yang sudah ditentukan. oleh karenanya ini menjadi kecemasan bagi Rektor IKIPMu Erwin Prasetiyo. Rektor IKIPMu itu sendiri selalu menegaskan kepada Warek untuk segera yang berkenaan dengan aktivitas kampus diselesaikan di bulan ini (juni). termasuk kegiatan UAS.

“Saya selalu sampaikan bahwa yang berkenaan dengan aktivitas kampu seperti, UAS, semiar proposal, hasil, skripsi dan reakreditasi 4 prodi harus semua rampung dalam bulan juni ini” ucapnya dalam kegiatan rapat pimpinan di rektorat IKIPMu.

UAS untuk periode ini dirancang dengan aturan yang lebih fleksibel. kepanitiaan UAS dikembalikan pada Fakultas masing-masing, sehingga masing-masing fakultas memiliki ketua bahkan struktur panitia yang berbeda.

namun beberapa staf maupun dosen yang terlibat dalam kepanitiaan mengakui jika rancangan ujian kali ini tidak menguras tenaga seperti sebelum-sebelumnya. karena setiap fakultas hanya mengurusi mahasiswanya saja. serta pembagian ruangan sangat mudah dilakukan.

“menjadi menyenangkan jika ujian dilakukan seperti ini, jujur saja panitia tidak merasa berat bekerja. mulai dari penyusunan jadwal hingga menyiapkan konsumsi untuk para pengawas itu berjalan dengan sangan baik” ungkap Nurma salah satu panitia yang juga bagian dari Staf Fakultas Pend. MIPA.

seharusnya kepanitiaan UAS menjadi berat untuk FPMIPA namun karna pembagian kepanitiaan yang baik sehingga semua berjalan dengan baik.

“panitia UAS kali ini hanya dilakukan beberapa orang saja, karena banyak dari teman panitia kami yang seharusnya terlibat malah tidak bisa aktif karena harus mengikuti kegiatan PEKERTI” lanjutnya dengan logat khas dari koja doi.

laporan yang diperoleh tim Warta, sejak senin (13/06/22) sekitar belasan dosen IKIPMu maumere terlibat dalam kegiatan Pekerti, sehingga beberapa diantaranya tidak bisa terlibat dalam kepanitiaan UAS. hal ini juga sudah menjadi himbauan dari pimpinan. karena kegiatan ini tidak kalah penting.

Tinggalkan Balasan